Anda Anemia? Konsumsi Sayur Buah Penambah Darah Ini

Anda Anemia? Konsumsi Sayur Buah Penambah Darah Ini www.produsenobat.com,- Sering merasa lemas disertai dengan wajah yang tampak pucat? Bisa jadi Anda terkena anemia. Anemia atau kurang darah merupakan kondisi dimana jumlah sel darah merah dalam tubuh dibawah normal. Sel darah merah mengandung hemoglobin yang memiliki fungsi mengangkut oksigen ke seluruh tubuh dari paru-paru. Agar proses pengangkutan oksigen tersebut lancar, tubuh perlu asupan makanan yang mengandung zat penting untuk memproduksi sel darah merah.

anda-anemia-konsumsi-sayur-buah-penambah-darah-ini

Beberapa orang mungkin mengandalkan suplemen atau vitamin tertentu, namun ada baiknya mengonsumsi makanan yang alami bersumber dari alam berupa buah-buahan dan sayur-sayuran. Sebelum menjelaskan buah dan sayur apa saja yang bagus untuk dikonsumsi bagi penderita anemia, kami akan menjelaskan zat-zat apa saja yang diperlukan untuk menambah darah.

1.Asam folat. Biasanya, asam folat dikombinasikan dengan vitamin B12 untuk mengatasi anemia. Asam folat adalah vitamin B yang larut dalam air.

2.Zat besi. Zat ini merupakan bagian dari hemoglobin pada sel darah merah. Setiap harinya, perempuan memerlukan 14,8 mg zat besi dan laki-laki membutuhkan 8,7 mg. Sebagai informasi, sumber zat besi yang mampu diabsorpsi tubuh ada dua yakni zat besi heme dan zat besi nonheme. Zat besi heme terkandung dalam daing, ikan, dan unggas, sementara zat besi nonheme ada dalam buah-buahan, sayuran, dan kacang-kacangan.

3.Vitamin B12. Tidak hanya zat besi dan asam folat, pembentukan hemoglobin juga memerlukan vitamin B12 yang bisa diperoleh lebih banyak dari susu, keju, daging, dan telur.

Lalu apa saja aneka buah dan sayur penambah darah? Anda bisa mengonsumsi sayuran dan buah-buahan berikut ini untuk memenuhi kebutuhan produksi hemoglobin:

Kedelai. Dalam 1,5 cangkir kacang kedelai, Anda bisa mendapatkan 4 mg zat besi yang diperlukan untuk proses metabolisme. Anda bisa mengonsumsinya dengan cara direbus. Agar lebih gurih, bisa menambahkan sedikit garam. Kedelai juga bisa dikonsumsi dalam bentuk susu.

Bayam. Beberapa sumber menyebutkan zat besi pada bayam yang sudah diolah lebih mudah diserap dibandingkan dengan zat besi pada bayam mentah. Namun sebaiknya tidak memasak bayam terlalu lama dan tidak menghangatkannya karena akan membuat kandungan zat besinya hilang.

Alpukat. Folat yang terkandung dalam alpukat membantu memperbaiki sel-sel yang rusak dan membantu pembentukan sel darah merah. Perharinya, perempuan membutuhkan 400 sampai 600 mg folat perhari sementara pria membutuhkan 400 mg.

Pepaya. Folat juga terkandung dalam pepaya dan bagus dikonsumsi sebagai camilan sehari-hari.