Dampak Negatif Makanan Cepat Saji Bikin Obesitas

Dampak Negatif Makanan Cepat Saji Bikin Obesitaswww.produsenobat.com,- Makanan cepat saji atau yang sering disebut fast food atau junk food ini memang akhir-akhir ini sangat terkenal disamping asanya yang enak juga terbilang cepat dan instan. Makanan cepat saji terkenal tinggi kalori dan rendah nutrisi. Tidak heran makanan yang satu ini identik dengan makanan kurang bergizi karena kontribusi untuk kesehatan tubuh terbilang minim. Sehingga bagi mereka yang sadar akan kesehatan, makanan yang satu ini biasanya dijauhi sekalipun harganya relatif murah, enak, serta mengenyangkan. Lalu apa sebenarnya dampak dari makanan cepat saji bagi kesehatan?

Dampak Negatif Makanan Cepat Saji Bikin ObesitasRisiko obesitas
Jika terlalu sering dikonsumsi, makanan cepat saji ini bisa menyebabkan seseorang terkena obesitas atau berat badan yang berlebih. Bahaya mengkonsumsi makanan cepat saji dalam jangka panjang memang dapat menyebabkan kegemukan. Karena kandungan karbohidrat yang banyak, lemak dari proses menggoreng, dan kaya akan gula, bagaimana tidak seseorang yang sering mengonsumsinya tidak akan gemuk?

Diabetes
Gula dan karbohidrat yang ada pada makanan cepat saji terbilang banyak. Tidak heran setelah memakan makanan ini, gula darah bisa melonjak. Hal ini tentu memberikan pengaruh pada meningkatnya insulin dalam tubuh. Jika terlalu sering maka produksi normal insulin bisa terganggu sehingga risiko diabetes menjadi lebih besar.

Kurang Gizi
Hanya memikirkan untuk mengenyangkan perut mungkin makanan cepat saji bisa dipilih. Tapi jika Anda berpikir untuk menutrisi tubuh, makanan instan ini adalah pilihan yang buruk. Kandungan makanan ini minim serat, protein, vitamin, serta mineral serta terlalu banyak lemak, garam, gula, dan karbohidrat. Bisa dibayangkan jika asupan sehari-hari didominasi lemak dan karbohidrat? Siap-siaplah memiliki tubuh yang kurang gizi serta rentan penyakit. Bahkan bahaya makanan cepat saji ini akan sangat berpengaruh terhadap anak-anak yang membutuhkan gizi lebih banyak dalam masa pertumbuhannya.

Penyakit jantung dan kardiovaskular
Banyaknya lemak jenuh yang terkandung dalam makanan cepat saji bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat atau low density lipoprotein (LDL) dan menurunkan kadar kolesterol baik atau high density lipoprotein (HDL). Garam yang banyak terkandung di dalamnya juga bisa meningkatkan tekanan darah. Bahaya jika terlalu banyak dikonsumsi oleh orang dengan hipertensi. Seperti yang kita ketahui, tekanan darah tinggi serta kolesterol tinggi menjadi penyebab paling utama stroke dan penyakit jantung.

Masalah pencernaan
Mengapa makanan cepat saji bisa menyebabkan masalah pencernaan? Tentu hal ini disebabkan karena kurangnya serat sehingga membuat siapapun yang mengonsumsinya secara berlebihan akan susah buang air besar. Kandungan sodium di dalamnya juga bisa menyebabkan perut begah dan kembung.

Gigi mudah rusak
Resiko junk food yang terakhir yaitu gigi mudah rusak. Karena mengandung banyak gula, makanan cepat saji memungkinkan gigi cepat rusak. Hal ini dikarenakan bakteri dalam mulut akan memproduksi asam berlebih, akibatnya gigi rentan mengalami kerusakan.

Untuk meminimalisir risiko-risiko di atas, mengonsumsi makanan cepat saji harus dilakukan dengan bijak seperti mengurangi porsi, lebih banyak minum air putih, serta tidak melupakan serat.

Baca juga artikel menarik lainnya:

Waspadai Efek Samping Obat Tidur

Ternyata Tertawa Menghilangkan Stress

Save

Save

Save

Save