Penyebab Munculnya Jerawat Pada Kemaluan

Penyebab Munculnya Jerawat Pada Kemaluan Dan Pencegahannya www.produsenobat.com,- Jerawat tentunya menjadi salah satu penyakit kulit yang sudah tidak asing lagi. Kenapa di katakan seperti itu? nyatanya jerawat menjadi masalah kulit yang banyak di keluhkan banyak orang mulai dari remaja, dewasa, hingga lansia. Mungkin yang anda tahu pasti jika jerawat hanya muncul di wajah ataupun di punggung, faktanya jerawat juga dapat muncul di kemaluan baik pria dan wanita. Apa yang menjadi penyebab munculnya jerawat di kemaluan dan bagaimana cara mencegahnya. Simak ulasannya berikut ini.

Penyebab Munculnya Jerawat Pada Kemaluan

Penyebab Jerawat Di Kemaluan dan Cara Mencegahnya

Sudah bukan rahasia lagi jika daerah intim merupakan daerah lembab yang sangat rentan terserang infeksi jamur jika tidak menjaga kebersihan area intim. Sama halnya dengan jerawat di wajah sangat tidak di sarankan untuk memencet paksa jerawat. Apalagi jika jerawat tersebut berisi nanah karena jika di pencet secara paksa bisa menyebabkan infeksi.

Pada dasarnya jerawat di kemaluan dapat hilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu. Namun tahukah anda jika mencukur bulu kemaluan menjadi salah satu penyebab jerawat muncul di kemaluan. Tentunya bukan hal baru lagi jika banyak orang yang sengaja mencukur bulu kemaluannya secara rutin. Namun hal tersebut nyatanya dapat menyebabkan munculnya jerawat karena adanya infeksi di folikel rambut.

Kemunculan jerawat pada kemaluan memang dapat menyebabkan rasa tidak nyaman apalagi saat duduk. Ditambah lagi jika jerawat yang muncul berukuran besar tentunya dapat menyebabkan rasa nyeri. Iritas memang menjadi salah satu penyebab utama dari munculnya jerawat di kemaluan. Selain akibat dari mencukur bulu kemaluan, iritasi juga bisa disebabkan oleh keputihan, keringat, air seni, hingga air mani. Ketahui juga beberapa penyebab jerawat di kemaluan lainnya:

Herpes Genital
Penyakit herpes genital menjadi salah satu penyebab munculnya jerawat di kemaluan. Salah satu gejala herpes genital yaitu munculnyabintil atau lepuhan seperti jerawat. Dan jika lepuhan tersebut pecah maka bisa menyebabkan luka terbuka. Penyakit herpes ini dapat muncul akibat dari masuknya virus HSV yang di tularkan melalui hubungan seksual.

Molluscum contagiosum
Mungkin anda sedikit ading jika mendengar Molluscum contagiosum. Molluscum contagiosum merupakan infeksi pada lapisan kulit yang di akibatkan oleh virus. Biasanya dapat muncul di bagian kulit mana saja termasuk di bagian intim. Gejala yang ditimbulkan yaitu bintil putih seperti mutiara. Jika infeksi yang satu inu muncu di kemaluan kemungkinan besar dapat menjadi penyakit menular seksual. Biasanya jerawat akibat dari Molluscum contagiosum ini dapat di obati dengan menggunakan obat oles dan minum yang di resepkan dokter.

Hidradenitis suppurativa (HS)
Hidradenitis suppurativa (HS) atau sering juga disebut dengan acne inversa merupakan penyakit kulit jangka panjang dengan gejala munculnya tonjolan pada kelenjar keringat dengan bentuk yang menyerupai seperti jerawat. Meskipun lebih banyak di temukan pada ketiak dan bokong namun nyatanya acne inversa ini juga dapat muncul di area kemaluan.

Dermatitis kontak
Dermatitis kontak merupakan iritasi kulit yang di sebabkan oleh beberapa bahan yang bersentuhan langsung dengan kulit. Iritasi ini bisa muncul akibat darji penggunaan sabun, deodoran, kosmetik, pembalut, sabun pembersih vagina, kondom, hingga pelumas seksual. Gejala yang muncul yaitu ruam kemerahan hingga bintil-bintil kecil menyerupai jerawat. Pada umumnya dermatitis kontak ini tidak berbahaya dan tidak mengganggu kesehatan dan cara pengobatnnya bisa menggunakan obat oles dan minum serta menghindari iritan atau penyebab iritasi.

Folikulitis
Folikulitis merupakan peradangan yang terjadi di folikel rambut atau lubang kecil tempat tumbuhnya rambut. Sudah disebutkan sebelumnya jika mencukur rambut dapat menjadi penyebab munculnya infeksi pada folikel rambut yang menyebabkan jerawat muncul. Apalagi jika anda memiliki kulit sensitif tentu saja mencukur bulu akan sangat mempermudah terjadinya iritasi juga jerawat. Selain itu nyatanya mencukur rambut kemaluan dapat menyebabkan rambut tunbuh kedalam sehingga menyebabkan tonjolan seperti jerawat.

Jika dilihat dari beberapa penyebabnya nyatanta jerawat di kemaluan bisa di katakan menjadi masalah yang berbahay dan tidak berbahaya. Meskipun demikian ada baiknya anda melakukan pencegahan sebelum hal tersebut terjadi. Adapun cara mencegah jerawat pada kemaluan yaitu:

  • Hindari menggunakan celana ketat baik celana dalam dan celana luar karena bisa menyebabkan gesekan
  • Untuk celana dalam sangat di anjurkan untuk memakai bahan katun yang menyerap keringat
  • Jangan mandi atau berendam dengan air yang terlalu panas dalam waktu lama
  • Hindari penggunaan sabun dengan busa banyak dan beraroma
  • Jangan menyentuh jerawat
  • Hindari mencukur rambut kemaluan menggunakan pisau cukur dalam kondisi kulit kering. Jika anda berniat mencukur ranbut pastiakn untuk memakai gunting
  • Saat sedang menstruasi pastikan untuk mengganti pembalut secara rutin

Itulah beberapa penyebab munculnya jerawat di kemaluan serta cara mencegahnya yang wajib anda ketahui. Tentunya dengan menjaga kebersihan area intim menjadi poin penting untuk mencegah berbagai keluhan pada area intim anda.

Baca juga artikel lainnya:

Ketahui Beberapa Penyebab Rambut Kemaluan Terasa Gatal

Cara Menjaga Rambut Kemaluan dari Kutu

Manfaat Daun Sirih Untuk Menjaga Kesehatan Vagina

Cara Mudah Mencukur Bulu Kemaluan Agar Tidak Gatal

Gejala Infeksi Bakteri Vagina